World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

29 Januari 2008

Bush Akan Berupaya Redakan Kecemasan Soal Ekonomi

29-01-2008 / 07:01:47
Presiden George W. Bush akan mengatakan kepada publik AS malam nanti untuk tetap optimis dengan prospek ekonomi meski dihadapkan pada kemungkinan lambatnya pertmbuhan. Ia akan berupaya untuk meredakan kecemasan warganya soal ekonomi dan menjamin akan melakukan apapun yang diperlukan untuk mencegah resesi, pada saat ia berjuang untuk mempertahankan namanya di akhir masa jabatannya.

Dengan terpuruknya ekonomi AS dan isu perang Irak sebagai perhatian utama publik, Bush, pada pidato kenegaraan (State of the Union Address) terakhirnya, akan menyorot AS yang sedang dalam masa ketidakpastian ekonomi, namun akan tetap bersikap optimis.

“Ekonomi kita sedang dalam masa ketidakpastian, dan banyak warga yang khawatir dengan masa depan ekonomi kita,” Bush akan mengatakan hal itu, menurut bagian pidatonya yang diumumkan Gedung Putih. "Dalam jangka panjang, Warga Amerika dapat tetap optimis mengenai pertumbuhan ekonomi kita.”

Selain itu, Bush akan menggunakan pidatonya itu untuk mendesak langkah lebih cepat dari Kongres mengenai paket stimulus ekonomi senilai $150 milyar dalam bentuk pemotongan dan pengembalian pajak untuk mencegah resesi.

Pidatonya akan terbagi antara kebijakan domestik dan luar negeri. Salah satu kebijakan domestik yang akan dibicarakan adalah legislasi Federal Housing Administration dan pembuatan peraturan lebih ketat untuk perusahan mortgage pemerintah seperti Fannie Mae dan Freddie Mac. Bush mengatakan langkah tersebut dapat membantu AS melewati krisis sektor perumahan. Selain itu ia akan mengusulkan program senilai $300 juta untuk membantu anak miskin mendapat pendidikan di sekolah swasta.

Mengenai kebijakan luar negeri, Bush akan mengajukan dana internasional sebesar $2 milyar untuk mempercepat pembangunan teknologi efisien dan negara berkembang seperti Cina dan India, sebagai bagian langkah untuk mengatasi perubahan iklim. Ia juga akan menegaskan dukungannya untuk penyelesaian kesepakatan untuk membatasi efek rumah kaca, dan mengurangi ketergantungan AS dengan minyak.