World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

24 Januari 2008

Resesi AS Tekan Harga Minyak ke $70

24-01-2008 / 05:45:55 AM

Resesi ekonomi AS diyakini akan menekan harga minyak hingga 20 persen. Tingginya permintaan energi dari China, India dan Timteng tidak akan mampu menahan kejatuhan tersebut.

Mentri Minyak India, MS Srinivasan mengatakan resesi ekonomi AS akan menyeret harga minyak ke level $70 per barel.

Ekspektasi bahwa harga minyak akan bertengger di level atas di tengah resesi AS karena didorong oleh pertumbuhan di Asia dan Timteng terlalu dibuat-buat.

Resesi AS akan berdampak turunnya permintaan minyak mentah. Jika permintaan AS turun 10%, maka harga minyak akan turun paling tidak 10 persen.

Menurutnya, AS mengkonsumi 28% dari total produksi minyak dunia dan penurunan permintaan 10% setara dengan total konsumsi minyak India atau tiga persen permintaan global.

“Setiap gangguan marginal di AS bisa menganggu pasar minyak lebih dari peningkatan konsumsi kita. China sekitar delapan atau sembilan persen dari permintaan global dan jika digabung dengan India, tetap masih jauh di bawah permintaan AS,” tuturnya.

Dia setuju lonjakan harga minyak akhir-akhir ini tidak disebabkan oleh masalah kekurangan pasokan dari OPEC melainkan lebih kepada spekulasi di pasar berjangka.

Pernyataan Srinivasan cukup ganjil sebagai wakil dari negara konsumen minyak karena AS sendiri berulang kali menekan OPEC untuk menambah produksi.