Selasa, 15 Januari 2008 09.05 WIB
Pergerakan nilai tukar dolar AS terhadap Euro pada hari ini masih terpantau berada di titik rekor terendahnya (15/01). Pergerakan bearsih dolar terhadap euro ini dipicu oleh spekulasi bahwa rilis data penjualan retail AS akan mengalami penurunan pada bulan Desember lalu. Rilis data tersebut akan diumumkan pada perdagangan malam nanti di AS.
USD telah mengalami penurunan terhadap 13 dari 16 rival utamanya pada perdagangan tahun ini. Pergerakan melemah USD didasari oleh spekulasi yang berkembang bahwa Fed akan kembali menurunkan tingkat bunga di negara tersebut. Pidato Bernanke akhir minggu lalu menguatkan keyakinan akan hal tersebut.
USD saat ini terpantau diperdagangkan pada level 1.4875 per euro. NIlai tukar saat ini menguat dari akhir perdagangan di New York, yang berada pada level 1.4869 dolar per euro. USD anjlok ke titik terendah pada tanggal 23 November 2007 lalu di level 1.4967 per euro dan minggu ini diperkirakan akan mampu mencetak rekor terendah baru di level 1.5000 per euro.