World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

11 Februari 2008

Akankah Yen Terus Menguat Terhadap Dolar?

10:46 WIB

Pasar valuta asing dan bursa saham menjadi agenda utama pembicaraan kelompok tujuh negara (G7) yang berkumpul di Tokyo sejak akhir pekan lalu.

Salah satu pesan yang disampaikan pertemuan itu adalah keluarnya komunike bersama yang mendesak China untuk segera memperkuat nilai tukar yuan.

Para menkeu dari tujuh negara industri itu juga mendesak perbankan untuk menutup semua kredit macet dan membenahi laporan keuangan untuk membantu menormalkan fungsi pasar kredit.

Menurut Tsuyoshi Segawa dari Shinko Securities, dampak pertemuan itu tidak begitu besar terhadap pasar.

Sejumlah analis lain memperkirakan pasar akan mengabaikan imbauan G7 dan ada kemungkinan nilai tukar yen terhadap dolar akan menguat dalam tiga pekan ke depan.

“Risiko penguatan yen terhadap dolar masih sangat tinggi,” komentar Masafumi Yamamoto, Kepala Strategi Valas pada Royal Bank of Scotland.

Menurutnya, yen bisa menguat hingga 104 terhadap dolar menjelang akhir Maret atau level tertinggi sejak Maret 2005.

Pada transaksi akhir pekan kemarin, yen bertengger pada level 107,35 terhadap dolar disbanding 104,95 pada Januari.

Pasar keuangan di China dan Taiwan masih tutup hingga Senin ini karena liburan Tahun Baru China sementara pasar Jepang juga akan tutup karena hari libur nasional.

Menurut Toru Tanaka, Manajer Senior – Bendahara & Valas pada Mitsubishi Corp., fokus perhatian analis saat ini adalah langkah yang akan diambil dalam menyikapi gejolak pasar finansial.

“Pasar valas sepertinya bergerak dengan cara ini dan bergantung pada tiap berita yang muncul,” kata Tanaka.