World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

15 Februari 2008

Bernanke Nyatakan Siap Pangkas Rate Lagi

13:03 WIB

Pada saat ekonomi diambang resesi, Chairman the Fed Ben Bernanke menyatakan bahwa bank sentral itu siap untuk menurunkan suku bunganya lagi bila terlihat tanda-tanda kontraksi ekonomi.

“FOMC akan mengevaluasi secara seksama informasi terbaru mengenai prospek ekonomi dan akan bertindak bila diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan memberikan jaminan dalam menghadapi ancaman,” katanya dalam pidato tertulisnya di hadapan Komite Perbankan Senat. “The Fed telah melakukan banyak hal untuk mencegah resesi, namun siap melakukannya lagi bila prospek terus memburuk,” tambahnya.

Bernanke dan para koleganya berupaya untuk menyelamatkan ekonomi menghadapi krisis kredit yang dipicu oleh meningkatnya kredit macet di subprime mortgage, yang telah berlangsung selama 7 bulan. Ketua the Fed itu mengakui menyebarnya dampak guncangan finansial terhadap konsumen.

“Semakin ketatnya kredit sepertinya akan terus menjadi sumber penghambat pertumbuhan ekonomi,” kata Bernanke. “Prospek ekonomi terus memburuk dalam beberapa bulan terakhir, dan ancaman terhadap pertumbuhan meningkat.”

The Fed menurunkan suku bunganya secara agresif bulan lalu setelah meningkatnya tingkat pengangguran dan aksi hindar resiko di pasar keuangan, ditambah dengan menurunnya pembelanjaan konsumen.

Mengenai inflasi, Bernanke juga mengatakan bahwa the Fed akan terus memantaunya. Selain itu, ia mengatakan bahwa ekspektasi inflasi terlihat masih terpenuhi.

Namun, Bernanke juga menegaskan masih adanya ancaman terhadap ekonomi. “Meski prospek memperlihatkan akan adanya perbaikan, penting untuk mengakui masih adanya ancaman, termasuk kemungkinan semakin memburuknya sektor perumahan dan ketenagakerjaan, atau semakin ketatnya kredit,” katanya.

Setelah pidato Bernanke tersebut, pasar memperkirakan 94% kemungkinan the Fed akan menurunkan suku bunganya sebesar 75 bps menjadi 2,25% Maret nanti.