World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

15 Februari 2008

Weber: "Pasar Remehkan Ancaman Inflasi"

13:11 WIB

Anggota Dewan ECB Axel Weber mengatakan prediksi investor bahwa ECB akan menurunkan suku bunga merupakan kesalahpaham karena ekspektasi suku bunga mereka tidak mencerminkan secara tepat ancaman inflasi.

“Ekspektasi suku bunga saat ini di pasar keuangan, tidak mencerminkan penilaian tepat mengenai ancaman inflasi,” kata Weber dalam pidato tertulisnya di Siegen, Jerman.

Investor semakin berekspektasi ECB akan mengikuti langkah the Fed dan Bank of England, yang menurunkan suku bunganya, setelah minggu lalu Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan ketidakpastian yang menyelimuti pertumbuhan zona euro meningkat. Bank sentral itu mempertahankan suku bunganya 4%, tertinggi dalam 6 tahun terakhir, 7 Februari lalu.

Weber mengatakan bahwa kenaikan rata-rata harga konsumen akan melebihi target ECB tahun ini. ECB berupaya untuk mengendalikan inflasi di level dekat, namun di bawah 2%.

Meski Weber menyadari pertumbuhan terancam melambat, para pejabat sepertinya lebih mencemaskan inflasi. Inflasi zona euro mencapai 3,2% pada Januari, tertinggi dalam 14 tahun terakhir.

Weber, yang juga menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral Jerman, mengatakan bahwa ancaman terhadap stabilitas harga jelas meningkat. Oleh karena itu, penting untuk mencegah dampak tahap kedua (second round effects) dari inflasi.