15:28 WIB
Berulang kali politisi AS mendesak Cina agar melepas pergerakan yuan kepada pasar sehingga ekonomi China lebih mampu berperan secara internasional.
Pemerintah China harus mereformasi nilai tukar yuan juga karena kebutuhan dan keuntungan bagi perkembangan ekonomi Cina sendiri.
China perlu kebijakan nilai tukar independen yang terfokus pada rendahnya inflasi sehingga tingkat kestabilan dapat dicapai dan memberi peluang kepada pemerintah lebih efektif dalam meningkatkan reformasi ekonomi yang sudah berjalan.
Inti dari kebijakan reformasi nilai tukar ini adalah agar masyarakat dapat menikmati daya beli sama seperti yang dirasakan negara-negara kaya, seperti AS sekarang.
Pertumbuhan China yang capai 11 persen pertahun sebagian besar dipicu oleh investasi dalam negeri dan ekspor, sementara konsumsi dalam negeri relative mandeg.
Disaat banyak negara akan iri dengan kondisi China tersebut, sebaliknya membuat modal sangat murah dan memberi peluang sejumlah aliran dana yang cukup besar ke sektor perumahan dan dan pasar modal, meningkatkan resiko penggelembungan aset yang dapat dengan mudah meledak.
Fleksibilitas nilai tukar juga akan mendorong bank-bank milik pemerintah beroperasi seperti institusi keuangan modern lainnya yang bereaksi pada suku bunga. Membiarkan nilai tukar berapresiasi akan mendorong konsumsi dalam negeri China.
Namun dengan cepat Bank sentral China meredam pernyataan tersebut dengan mengatakan kebijakannya tidak dapat diganggu gugat. Bank sentral pun tidak langsung merespon rumor yang beredar. Kenaikan suku bunga Cina biasanya mendorong nilai mata yang Asia lainnya termasuk yen.
Indeks Harga Konsumen (IHK) China naik 7,1 persen di Januari dibanding tahun lalu, merupakan lonjakan terbesar sejak September 1996, berakselerasi dari kenaikan sebesar 6,5 persen di Desember.
CPI dapat sentuh 10 persen tahun ini, didorong oleh pemanasan ekonomi. Sesuai perkiraan kenaikan CPI yang sangat drastis membuat harga makanan naik bulan lalu.
Presiden Bank sentral China, Zhou Xiaochuan berulang kali menegaskan bahwa nilai tukar yuan secara bertahap akan capai level yang stabil dan akan membantu seimbangkan neraca pembayaran internasional.
Di 2007, PBoC menaikkan suku bunga enam kali dan menaikkan rasio persyaratan cadangan 10 kali, diikuti kenaikan persyaratan bulan berikutnya.