World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

31 Maret 2008

EUR/GBP Mencetak Rekor Tertingginya, Akankah EUR/USD Mengikuti?


13.41 WIB

Euro merupakan fokus pasar pada perdagangan minggu lalu. Pada umumnya pasar merespon iklim bisnis yang ternyata lebih baik daripada yang diperkirakan, didukung pula oleh komentar hawkish dari ECB. EUR/GBP pada hari Jumat lalu telah mencetak rekor tertingginya di 0.7929, sementara EUR/USD tembus hingga 1.5902.

Di lain pihak, dollar sedikit melunak akibat lemahnya beberapa data ekonomi. Yen juga melemah terhadap beberapa cross currency akibat risk aversion yang dilakukan pelaku pasar.

Sejumlah data penting akan dirilis minggu ini, di antaranya Tankan, ISM, PMI, NFP, juga tidak ketinggalan adalah testimony Bernanke serta keputusan suku bunga RBA. Tampaknya kita harus benar-benar memperhatikan apakah EUR/USD akan mencetak rekor tertinggi lagi.

Data perumahan US juga memperlihatkn kemunduran yang cukup signifikan. Laporan ini mengindikasikan bahwa resesi di sektor perumahan kemungkinan akan berlanjut dan masih belum menampakkan tanda-tanda akan stabil, meskipun data existing home sales mengalami peningkatan untuk pertama kalinya dalam 7 bulan sebesar 2,9%.

Isyarat resesi juga diberikan oleh data durable goods orders yang di luar dugaan jatuh menjadi -1,7% di bulan Februari.

Rally yang dialami euro terjadi setelah data Ifo Jerman yang menguat di atas perkiraan, menjadi 104.8 dari 104.1. Data ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan bisnis di Eurozone, walaupun perekonomian global masih terlihat akan melambat.

Kisah Sterling sangat jauh berbeda dengan Euro. Pound melemah setelah komentar yang dovish dari Mervyn King. Dalam testimoninya King mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi UK tampaknya akan melemah tahun ini.