
10.15
Perdagangan currency sampai penutupan pasar AS dolar berhasil bangkit dari keterpurukan oleh major currency didorong oleh membaiknya data ekonomi AS consumer spending direvisi naik 2.3 persen dari perkiraan sebelumnya 1.9 persen. Faktor pendorong lainya disinyalir adanya aksi profit taking oleh para investor menjelang tutup buka di kwartal pertama tahun ini.
Munculnya aksi carry trade mendorong mata uang yang memiliki tingkat suku bunga rendah seperti yen dan swiss franc berbalik tertekan lagi. Para pelaku pasar kembali menghindari mata uang tersebut dengan mengalihkan ke investasi di negara yang memilki yield dan suku bunga tinggi. Namun yang patut diwaspadai adalah anjloknya bursa saham AS tadi malam bisa mambalikan keadaan dengan kembali memburu yen dan swiss franc.
Untuk perdagangan currency hari ini, fokus pasar masih akan menantikan serangkaian data dari berbagai kawasan baik dari Asia, Eropa dan Amerika sendiri. Namun yang akan menjadi sorotan tentu saja data dari Negara Paman Sam seperti konsumer sentimen dan personal spending AS sekarang di kwartal pertama akibat dampak krisis kredit keuangan atau yang lebih populer dengan istilah subprime mortgage? Jika data AS diatas negatif, greenback punya peluang akan mendapatkan tekanan hebat lagi diakhir pekan ini. Spekulasi pemangkasan suku bunga oleh fed terus bergulir akan memberatkan pula buat dolar bangkit dari keterpurukan.