World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

11 Maret 2008

Indeks Kepercayaan Bisnis Australia Anjlok

11.09 WIB

Kepercayan bisnis Australia mendekati terendah dalam enam tahun lebih setelah bank sentral menaikkan tingkat suku bunga dan bursa saham anjlok.

Indeks sentimen tersebut naik 2 poin pada Februari dibandingkan bulan sebelumnya, ungkap menurut survei National Australia Bank Ltd terhadap 500 perusahaan yang dirilis di Melbourne hari ini.

Indeks kepercayaan konsumen menjadi negatif pada Februari untuk pertama kalinya dalam 15 bulan dan pertumbuhan penjualan ritel terhenti pada Januari setelah berekspansi tujuh bulan, ungkap laporan bulan lalu.

Level di bawah nol menunjukkan jumlah yang memperkirakan bisnis akan terdegradasi lebih banyak daripada yang memprediksi akan naik. Hasil negatif dalam indeks menunjukkan ekspansi ekonomi 16 tahun akan mereda akibat kenaikan suku bunga menghambat belanja ritel dan pelambatan global menekan ekspor.

Indeks kondisi bisnis Bank National Australia anjlok 2 poin menjadi 11, terendah dalam lebih dari dua tahun, dan 8,5 poin di bawah rekor Oktober yang 19,5 poin.

National Australia, bank terbesar di negara itu, hari ini menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi dan memprediksikan bank sentral telah menyelesaikan kenaikan biaya pinjaman.

Dolar Australia ditransaksikan di level 91,73 sen AS pada pkl. 11:35 di Sydney dari 91,75 sen menjelang keluarnya laporan. Imbal hasil obligasi pemerintah berjangka dua tahun naik 2 basis poin atau 0,02% menjadi 6,25%.

Sejumlah perusahaan Australia pada Januari lalu berada di level paling pesimis sejak serangan teroris 11 September 2001 di AS.

Kepercayaan kemungkinan akan turun lebih jauh setelah bank sentral menaikkan tingkat suku bunga lagi pekan lalu, membawa benchmark ke tingkat tertinggi 12 tahun, guna meredam inflasi terpesat sejak 1991.

National Australia hari ini memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi untuk 2008 dan 2009 menjadi 2,8% dari 3%. Itu berarti lebih lambat dibandingkan ekspansi ekonomi 4% tahun lalu.

Inflasi pokok Australia terakselerasi menjadi 3,8% dalam triwulan keempat karena biaya bahan bakar dan rumah melonjak melampaui target bank sentral yang berkisar antara 2% dan 3%.