15.36 WIB
Gambaran umum pasar hari ini berada dalam fase konsolidasi. Pelaku pasar memusatkan perhatian mereka pada data service yang akan dirilis. Data PMI Service Eurozone diperkirakan tidak berubah di 52,3 untuk bulan Februari, sedangkan data PMI Service Jerman mengalami perbaikan dari 49,2 ke 50,9. Data retail sales untuk Eurozone juga diperkirakan mengalami peningkatan dari -0,1% (MoM) menjadi +0,4% (MoM), -2,0% (YoY) menjadi +0,1% (YoY) untuk bulan Januari. Sementara Euro berada dalam kondisi sideway setelah mencetak rekor tertingginya yang baru terhadap USD dan Sterling, kelihatannya data yang kuat hari ini bisa memicu rally yang panjang.
Dari UK, data PMI Service diperkirakan akan sedikit mengalami penurunan dari 52,5 menjadi 52,1. Sementara itu, data Nationwide Consumer Confidence semakin memburuk dari 81 ke 78 untuk bulan Februari. Sentimen pasar terhadap Sterling tetap melemah seiring dengan pelemahan pound terhadap USD pada pembukaan sesi Eropa, dan kelihatannya sterling akan terus melemah terhadap mata uang utama yang lain.
Dari Amerika Serikat, data ISM Non-manufacturing diperkirakan sedikit mengalami recovery untuk data bulan Februari. Kejatuhan yang tajam di bulan Januari (ke 44,6) merupakan “bencana” yang cukup parah. Perlu diwaspadai bahwa walaupun data ISM Non-manufacturing yang akan dirilis hari ini akan diperkirakan menguat ke 47, data tersebut masih belum bisa mengatasi kontraksi ekonomi.
Fokus pasar lainnya adalah ADP Employment Report yang dianggap sebagai preview dari Non-farm Payroll. Laporan yang dikeluarkan oleh badan swasta ini mengisyaratkan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan hanya sebesar 20k.
Data lain yang akan dirilis hari ini adalah Factory Orders US yang diperkirakan akan jatuh menjadi -2,5% di bulan Januari. Data Productivity dan Labor Cost di kuartal ke-4 2007 diramalkan tidak mengalami perubahan (1,8% dan 2,1%). Fed juga akan mengumumkan Beige Book hari ini.
Dari negeri kangguru, koreksi Aussie terus berlanjut hari ini setelah data GDP kuartal ke-4 tahun 2007 dirilis melemah dari 1,0% menjadi 0,6% (QoQ), dan dari 4,3% menjadi 3,9% (YoY). Asisten Gubernur RBA, Edey, mengatakan bahwa pertumbuhan akan berkurang secara signifikan disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat suku bunga yang tinggi, pengetatan kredit dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Walaupun demikian, pasar telah meredam ekspektasi akan kenaikan suku bunga Australia di bulan April dikarenakan pernyataan RBA kemarin yang dianggap kurang hawkish, disertai sentimen pasar yang bullish terhadap Aussie. Hal ini membuat pasar sedikit mengalami “cool down” walaupun up trend yang terjadi baru-baru ini masih diperkirakan berlanjut cepat atau lambat.