11.49 WIB
Untuk kali pertama selama beberapa dekade terakhir, banyak trader forex merasa yakin bahwa BoJ tidak akan melakukan intervensi pada pasar keuangan, membuat jalan bagi yen untuk melanjutkan penguatannya yang terbesar terhadap USD semenjak tahun 2000.
Otoritas Jepang menjual mata uangnya dalam empat event utama semenjak tahun 1995 ketika yen mencapai level 100 untuk mendukung eksportir seperti Toyota dan Sony.
Ketika yen menguat hingga 8 tahun tertinggi sebesar 101.43 minggu lalu, menteri keuangan Fukushiro Nukaga berhenti untuk memberikan beberapa sinyal yang dikhawatirkan oleh para petinggi, dengan hanya mengatakan pemerintah akan memperhatikan pergerakan mat uang dengan "hati-hati".
Yen telah menguat sebesar 19% semenjak Juni. Dibandingkan referensi ekonomi, reli juga didiasari oleh faktor kerugian pada pasar kredit, yang menyebabkan para investor menjual aset-aset dengan imbal hasil lebih tinggi di selurh dunia dengan pinjaman yang rendah di Jepang, negara ke dua yang terbesar, dapat berkembang 1,5% tahun ini, sesuai dengan tingkat pertumbuhan di AS, seperti yang dikatakan oleh IMF pada 29 Januari. Hal ini merupakan pertama kalinya ekonomi Jepang tidak tertingal di belakang AS sejak 1991.
Negara-negara G7, yang akan melakukan pertemuan tanggal 12 - 13 April di Washington, dapat memberi sinyal perhatiannya akan intervensi yang terkoordinir, demikian menurut strategis UBS tanggal 3 Maret.
Bagaimanapun, intervensi unilateral "lebih kecil kemungkinannya" setelah ekonomi Jepang mengalami ekspansi setiap tahunnya sejak 2002, demikian menurut Ashley Davis, strategis UBS di Singapura.