
12.18 WIB
Menteri Keuangan Inggris Alistair Darling tetap optimis dengan proyeksi pertumbuhan, meski ada tanda-tanda koreksi ekonomi global.
Meski IMF memperingatkan sektor perumahan Inggris akan bernasib sama dengan AS, Darling mengatakan masih ada dasar untuk optimis karena Inggris masih punya ekonomi yang terbukti kuat menghadapi guncangan eksternal.
Darling, dalam wawancara dengan Radio BBC, mengatakan bahwa IMF mengurangi proyeksi pertumbuhan semua negara, dan itu tidak mengherankan. Namun, ia menambahkan, penurunan proyeksi pertumbuhan Inggris lebih kecil dibandingkan yang lain.
Darling, yang telah dua kali merevisi turun pertumbuhan sejak Oktober, sedang berjuang menyelamatkan ekonomi di tengah krisis kredit global. Selain itu, ia mesti menghadapi jatuhnya harga rumah dan keyakinan konsumen.
Darling mengatakan bahwa bila Inggris tetap melakukan yang tepat, ekonomi akan tetap tumbuh. Ia menambahkan bahwa fundamental ekonomi tetap kuat, dimana penyerapan tenaga kerja masih tinggi dan ekspor cukup baik.
Dalam anggarannya bulan lalu, Darling memprediksikan pertumbuhan tahun ini antara 1,75% dan 2,25%. Untuk 2009, ia memperkirakan pertumbuhan akan mencapai 2,25% dan 2,75%.
Namun, para ekonom mengatakan bahwa revisi tersebut tidak realistis dan memperkirakan pertumbuhan akan lebih melamban tahun ini.
IMF, dalam Prospek Ekonomi Global per semesternya, yang dipublikasikan hari ini, mengurangi proyeksi pertumbuhan Inggris menjadi masing-masing 1,6% untuk 2008 dan 2009. Angka tersebut adalah yang terendah sejak 1992, ketika Inggris pulih dari resesi. Proyeksi IMF sebelumnya adalah 1,8% untuk 2008 dan 2,4% untuk 2009.
IMF juga memperingatkan bahwa harga rumah di Inggris akan turun paling tidak 10% tahun ini. IMF mengatakan Inggris akan menghadapi masalah perumahan seperti AS dan jumlah orang yang rumahnya disita akan naik dua kali lipat.
Selain itu, IMF juga memperingatkan jutaan pemilik rumah akan menghadapi kenaikan mortgage sebesar 3.000 pound karena krisis kredit.