World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

27 Juni 2008

Pound Menguat Akibat Pernyataan MPC


13.56 WIB

Poundsterling menguat signifikan menyusul komentar hawkish para pembuat kebijakan Bank of England, sementara dollar melemah akibat pernyataan yang dikeluarkan FOMC menyertai keputusan suku bunga kemarin.

Sterling telah mengalami penguatan dan menemui level tertingginya dalam empat minggu terhadap USD setelah komentar anggota MPC kembali membuka peluang akan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga BoE dalam beberapap bulan ke depan.

Deputi Gubernur BoE yang akan segera mengundurkan diri, John Gieve, dan Paul Tucker, bersama anggota eksternal MPC Kate Barker dan Tim Besley, mengkonfirmasikan bahwa mereka mempertimbangkan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang. Namun mereka juga menyebutkan bahwa mereka masih membutuhkan waktu untuk melihat bagaimanakah perkembangan resiko inflasi jangka-menengah.

Gubernur Mervyn King juga mengatakan kepada komite bahwa surat terbukanya minggu lalu yang ditujukan kepada Alistair Darling, yang menjelaskan mengapa inflasi telah naik lebih dari satu persen poin di atas target inflasi BoE sebesar 2,0 persen, tidak bermaksud untuk memberikan kesan dovish.
Penguatan pound terhadap dollar juga dibantu oleh pasar yang terus memberikan tekanan terhadap penguatan dollar pasca keputusan suku bunga Fed.

Sebagaimana yang telah diperkirakan, FOMC menahan suku bunganya di level 2 persen. Namun pernyataan yang menyertai keputusan suku bunga tersebut memberikan sedikit celah untuk kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, di mana disebutkan bahwa meskipun perlambatan ekonomi masih berlanjut, resiko dan ekspektasi inflasi telah meningkat. Meskipun demikian pasar merasa agak kecewa karena Fed sendiri tidak memberikan sinyal yang jelas tentang kapankah suku bunga akan berubah. Akibat ketidakpastian itu dollar melemah signifikan terutama terhadap euro, dan pasar kini memusatkan perhatian pada kemungkinan naiknya suku bunga ECB minggu depan.