World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

31 Juli 2008

Fokus Pasar Esok Adalah NFP

17.53 WIB

Pasar finansial esok akan fokus pada rilis data Non-farm Payrolls, setelah kemarin laporan ADP menunjukkan gambaran awal yang positif terhadap pasar tenaga kerja di Amerika Serikat.

USD mengalami recovery pada Rabu kemarin, terbantu oleh laporan tenaga kerja di sektor swasta yang menunjukkan perbaikan di bulan Juli, didukung pula oleh upaya yang tak kenal lelah dari bank sentral dalam rangka meredakan tekanan di pasar finansial. namun penguatan USD tertahan oleh rebound harga minyak mentah dunia.

Fokus untuk forex esok adalah NFP. Meskipun ada gambaran positif berdasarkan ADP kemarin, namun beberapa analis memperkirakan pasar akan berbalik arah esok.
(Selengkapnya...)

30 Juli 2008

USD: Trend Reversal?

15.04 WIB

Dollar mengalami rally terhadap sejumlah mata uang kemarin malam, setelah data yang dirilis menunjukkan hasil yang lebih baik daripada ekspektasi dan didukung pula oleh jatuhnya harga minyak dunia. Meskipun ada potensi bahwa dollar akan mengalami koreksi akibat kondisi overbought, namun masih ada kemungkinan bahwa greenback basih akan mendapatkan angin segar bagi penguatannya.

Minggu ini akan menjadi minggu yang menentukan penguatan ataupun pelemahan dollar.

Data industrial production Jepang tercatat mengalami penurunan -2.0% mom, -0.2% yoy pada bulan Juni. Consumer confidence dan economic sentiment eurozone akan dirilis hari ini dan diperkirakan akan mengalami pelemahan lebih jauh lagi.

Malam nanti, di Amerika Serikat akan dirilis data ADP yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi lebih jauh di pasar tenaga kerja.
(Selengkapnya...)

USD Menguat Oleh Data Consumer Confidence


07.30 WIB

The greenback malam tadi terapresiasi terhadap sejumlah mata uang utama pasca dirilisnya laporan consumer confidence AS yang menunjukkan data lebih baik daripada perkiraan.

Data menunjukkan bahwa secala keseluruhan tingkat kepercayaan konsumen meningkat di level indeks 51.9 bulan ini, yang merupakan kenaikan untuk pertama kalinya sejak Desember tahun lalu, dan lebih baik daripada ekspektasi peningkatan di level 50.0. Sedangkan data untuk bulan sebelumnya, tingkat kepercayaan konsumen berada di level 47.3, yang merupkana level terendah sejak Februari 1992.

Adanya aksi write down di Merril Lynch sebesar $5,7 milyar dan langkah penyelamatan penambahan modal berupa penjualan saham sebesar $8,5 milyar juga dinilai telah ikut memberikan dukungan bagi penguatan USD. (Selengkapnya...)

29 Juli 2008

Presiden OPEC: Harga Minyak Masih Bisa Turun

19.28 WIB

OPEC memprediksi harga minyak mentah akan terus turun hingga level US$ 70-80 per barel. Tapi kapan waktunya, Presiden OPEC Chakib Khelil tak bisa memastikan.
Menurutnya ada tiga faktor yang mendorong prediksi penurunan harga minyak ini. Pertama adalah nilai dolar AS yang diperkirakan akan menguat. Apalagi saat ini AS tengah berjuang untuk menghadapi inflasi, sehingga nilai dolar AS diperkirakan akan menguat.

Kedua adalah faktor geopolitik dimana kekhawatiran keamanan Iran mulai berkurang. Dengan demikian maka Iran bisa memproduksi minyak lebih banyak.

Ketiga adalah resesi di AS yang akan berdampak pada penurunan permintaan minyaknya. Sementara peningkatan permintaan dari China dan India tidak setinggi sebelum-sebelumnya.

"Karena peningkatan dolar, faktor geopolitik dan ekonomi ini, harga minyak bisa terus turun. Tapi setiap orang kan punya prediksi masing-masing. Mungkin juga ada yang tidak setuju dengan saya," katanya.
(Selengkapnya...)

04 Juli 2008

Akankah Fed Bergeming Pada Non-farm Payrolls?


Bagaimana Dengan ECB?
13.06 WIB

Angka tenaga kerja untuk bulan Juni yang dirilis kemarin buruk, namun kelihatannya data tersebut tidak cukup buruk untuk melumpuhkan the greenback. Angka Non-farm payrolls (NFP) jatuh ke -62k, yang merupakan penurunan untuk yang keenam kali berturut-turut. Angka untuk bulan sebelumnya juga direvisi dari -49k menjadi -62k, sementara data tingkat pengangguran (unemployment rate) bertahan di level 5,5%, menemui level tertingginya sejak Oktober 2004.

Apa pun hasil NFP, selama masih berada di atas -100k masih merupakan angka yang mampu mendongkrak sentimen positif terhadap USD, dan itulah yang terlihat dari reaksi pasar tadi malam. Apalagi didukung pula oleh data unemployment rate yang ternyata tidak lebih buruk daripada data sebelumnya.

Efek NFP tergantung pada seberapa jauh angka tersebut berdampak pada keputusan kebijakan moneter Fed, dan turunnya angka NFP tadi malam tampaknya tidak akan menghentikan mereka untuk menaikkan suku bunga di kuartal ke tiga atau ke empat tahun ini. Namun demikian, Fed harus bersikap ekstra waspada berhubung angka jobless claims minggu ini menembus level 400k, yang merupakan level tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir. Pasar tenaga kerja akan memburuk, akan tetapi mungkin tidak akan secepat peningkatan inflasi. Sepertinya hal inilah yang menyebabkan Fed tidak akan bergeming oleh data NFP tadi malam.

Sementara itu ECB terlihat melunak. Setelah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin kemarin petang, Trichet berkali-kali berbicara tentang resiko dari tekanan inflasi yang lebih jauh. Namun di saat yang sama ia juga prihatin akan masalah pertumbuhan ekonomi. Sekilas terkesan akan adanya bias bahwa ECB akan menaikkan suku bunga lagi, namun Trichet tidak ingin mengemukakannya pada pasar sehingga kemungkinan tersebut masih tetap bias. Sementara ini kita hanya bisa memperkirakan, kalaupun ECB akan menaikkan suku bunga lagi, tampaknya hal tidak akan terjadi dalam waktu dekat, meskipun komentar Trichet kemarin meberikan kesan seolah-olah ECB “masih membuka peluang” untuk kenaikan suku bunga tahun ini. Komentar bias ini menimbulkan kekecewaan pada pasar dan menghambat penguatan Euro.

Meskipun demikian, pelemahan Euro ini kelihatannya masih akan tertahan berhubung pasar masih mengharapkan ECB masih akan menaikkan suku bunga, paling tidak sebanyak 3 kali dalam 12 bulan ke depan.

(Selengkapnya...)

01 Juli 2008

5 Data Penting Minggu Ini Untuk Pasar Uang

11.42 WIB

Pekan ini kelihatannya akan menjadi pekan yang mengairahkan – dan juga merupakan minggu yang pendek – untuk pasar uang, di mana akan dirilis sejumlah data ekonomi yang dikategorikan sebagai market movers. Hal ini – di samping juga Independence Day pada yanggal 4 Juli mendatang – bisa jadi memicu gelombang volatilitas hingga hari Kamis pekan ini. USD akan menghadapi data ISM Manufacturing dan Non-farm Payrolls, yang konon merupakan market mover yang paling diwaspadai oleh para trader. Sementara itu, Euro akan menanti kepastian tidak hanya dari data inflasi Euro-zone dan pertumbuhan tenaga kerja Jerman, namun juga “mengharapkan” adanya kenaikan suku bunga dari European Central Bank untuk pertama kalinya sejak musim panas lalu.

• Euro-zone Consumer Price Index Estimate– 30 Juni
Eurostat memperkirakan bahwa Euro-zone CPI akan menunjukkan bahwa inflasi berakselerasi ke arah 3,9 persen di bulan Juni. Jika data CPI ini benar, maka angka ini merupakan angka tertinggi selama 16 tahun dan sangat memberikan pengaruh bullish terhadap euro, terutama jika mengingat bahwa Presiden ECB Jean-Claude Trichet telah bersiap-siap untuk mengantisipasi lonjakan inflasi ini dengan bernecana untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basisi poin menjadi 4,25% pada pertemuan Kamis mendatang. Namun jika data yang muncul jauh lebih kecil daripada perkiraan, adalah wajar jika hal ini bisa memicu selll-off yang signifikan terhadap euro, karena hal ini akan memberi waktu ekstra bagi Mr. Trichet dan rekan-rekan untuk menunda kenaikan suku bunga paling tidak hingga musim panas selanjutnya.

• German Unemployment Change – 1 Juli
Pasar tenaga kerja Jerman diperkirakan membaik di bulan Juni. Data ini diperkirakan akan cukup memberikan pengaruh terhadap pasar berupa volatilitas jangka pendek, terutama jika perubahan tingkat pengangguran meleset dari perkiraan dengan perbandingan yang cukup besar. Bagi Anda yang mentransaksikan euro, terutama terhadap USD, harus memperhatikan data ini selama sesi perdagangan Eropa.

• ISM Manufacturing – 1 Juli
Laporan Institute for Supply Management memberi sinyal terjadinya kontraksi di sektor manufaktur. Data dari Federal Reserve untuk wilayah New York, Philadelphia dan Richmond semuanya menunjukkan pelemahan yang berkepanjangan selama periode survey.

• European Central Bank Rate Decision – 3 Juli
Untuk pertama kalinya sejak bulan Juni 2007, European Central Bank diperkirakan oleh sebagian besar pelaku pasar akan menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 4,25%, yang merupakan angka tertinggi selama hampir 7 tahun. Presiden ECB Jean-Claude Trichet, yang mengemban kewajiban untuk mempertahankan stabilitas harga, menyebutkan bahwa ECB akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga, sementara beberapa pengambil kebijakan sebenarnya menginginkan hal itu terjadi di bulan Juni.

• US Non-Farm Payrolls – 3 Juli
Laporan Non Farm Payrolls dalam pandangan para analis diperkirakan akan melemah untuk bulan ini, meskipun prediksi ini menjadi bias oleh data-data pendukung yang mixed. Apa pun itu, jika Unemployment Rate turun menjadi 5,4 persen dari 5,5 persen searah dengan ekspektasi, the greenback masih memiliki peluang untuk menguat.

(Selengkapnya...)