10:32 WIB
WASHINGTON (Bloomberg): Jumlah warga AS yang meneken kontrak pembelian rumah anjlok melampaui perkiraan pada Desember, sehingga pejabat the Fed kembali menyatakan lesunya sektor perumahan belum usai hingga akhir 2008.
Indeks National Association of Realtors' mengenai kesepakatan pembelian rumah merosot 1,5% menjadi 85,9, level terendah kedua sejak kelompok yang berbasis di Chicago itu memulai pendataan pada 2001.
Data terpisah yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan klaim asuransi akibat PHK meningkat melebihi perkiraan.
Resesi perumahan terparah dalam seperempat abad ini telah menyebabkan para pengembang memangkas dan menurunkan jumlah karyawannya di industri terkait perumahan. Presiden the Fed untuk Philadelphia Charles Plosser kemarin mengatakan industri perumahan kemungkinan akan melambat pada paruh pertama tahun ini.
Para pedagang mengantisipasi penurunan lanjutan suku bunga benchmark the Fed sebesar 0,5 poin menjadi 2,5% pada atau sebelum pertemuan 18 Maret.
Penurunan dalam penjualan rumah mengikuti penurunan 3% untuk November, yang ternyata melampaui laporan sebelumnya. Para ekonom memprediksikan indeks akan turun 1%. Proyeksi bervariasi dengan kisaran penurunan 3% hingga kenaikan 1,8%.
The Realtors menurunkan prediksi mereka untuk penjualan rumah 2008 menjadi 5,38 juta dari 5,7 juta pada Januari lalu. Pada 2007, sebanyak 5,65 juta rumah terjual. Pembelian rumah-rumah baru akan menurun menjadi 637.000 dari 774.000, kata grup tersebut.