World Clock

Economic Calendar (Waktu Dalam GMT-5)

04 Maret 2008

Swiss Berpangku Pada Konsumsi Sektor Swasta

18.56 WIB

Pertumbuhan ekonomi Swiss secara tak terduga berakselerasi ke level tercepatnya dalam dua tahun terakhir dikwartal keempat setelah banyak perusahaan dan rumah tangga meningkatkan belanjanya.

Gros Domestic Product, nilai dari semua barang-barang dan jasa, naik satu persen dibanding kwartal ketiga, ketika saat itu tumbuh 0,9 persen. ekonomi Swiss diperkirakan akan melambat menjadi 0,5 persen tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi Swiss besar kemungkinan turun tahun ini karena pelambatan ekonomi dunia memukul permintaan akan ekspor sementara krisis sektor perumahan AS memangkas pendapatan di banyak bank termasuk UBS AG dan Credit Suisse. Konsumsi privat akan menjadi satu-satunya bahan bakar pertumbuhan ekonomi setelah ekspor dirasa sulit bangkit.

Konsumsi privat akan terus kuat karena lapangan kerja meningkat. Kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan akan menurun drastis dan beberapa bulan kedepan akan terjadi pelambatan yang cukup siknifikan.

Inflasi bertahan pada level tertingginya dalam 14 tahun terakhir pada 2,4 persen di Februari setelah penguatan franc sejak awal tahun ini tak mampu secara penuh meredakan lonjakan ongkos minyak dan harga makanan yang capai rekor.

Pertumbuhan ekonomi setahun penuh kemungkinan hanya 2 persen di 2008 setelah tumbuh 2,5 persen di 2007, walau perkiraan ini dirasa berlebihan mengingat pelambatan ekonomi di AS dan Eropa semakin dalam.

Eksportir pun akan mengalami kesulitan karena franc sejauh ini menguat 4,3 persen terhadap euro, hasilnya daya saing terkikis di Eropa yang membeli dua pertiga dari total produk Swiss yang dijual diluar negeri.

Swiss pun tidak bisa berharap banyak dari industri keuangan yang menyumbang sekitar 15 persen pada ekonomi, yang belakangan sempat mendorong pertumbuhan sampai 50 persen. Hal ini terjadi karena krisis sektor mortgage AS mengakibatkan ongkos pinjaman naik sehingga menurunkan pendapatan bank, dan bantuan sektor keuangan terhadap ekonomi pun akan menurun.

Melemahnya sektor perumahan AS masih belum berakhir dan krisis sektor perkreditan dunia pun belum menampakkan tanda-tanda penurunan. Banyak yang memperkirakan ekonomi dunia belum akan pulih total.

Namun, banyak perusahaan Swiss yang justru menambah pekerjanya setelah permintaan dalam negeri meningkatkan order. Permintaan terhadap pekerja, bersamaan dengan longgarnya undang-undang perburuhan dan imigrasi, telah menarik minat pencari kerja dari seluruh Eropa sehingga Swiss mampu mempertahankan pertumbuhan ekonominya.

Lebih dari 46.000 pekerja pindah ke Swiss di 2006, dipimpin 17.000 dari Herman dan 7.000 dari Portugis.